Tentang Keluhan Konsumen Honda CBR250RR, Begini Kronologinya

Satu surat masuk ke redaksi Liputan6 berkaitan yang dirasakan satu diantara customer Honda CBR250RR. Yang memiliki motor, Mulyana, yang diwakili oleh pengguna motor, Nopi Wardani, mengeluhkan kebocoran oli mesin di motor kesayangannya itu.

Diterangkan Nopi, kebocoran oli mesin ini karna gasket comp silinder head atau paking head terjepit, hingga mengakibatkan kebocoran oli mesin. Waktu yang dirasakan ini berlangsung, telah dua bengkel AHASS (bengkel resmi) yang mengatasi motor itu. Keduanya katakan ini tidak berhasil produksi. ” Dua bengkel katakan tidak berhasil produksi, karna memanglah pemasangan gasket comp silinder head atau paking head itu dikerjakan dengan manual di pabrik, ” terang Nopi waktu di konfirmasi Liputan6. com, Senin (25/9/2017). Lantas, seperti apa urutan lengkap kebocoran oli mesin Honda CBR250RR ini?

1) Pada 7 Agustus 2017, Mulyana jadi yang memiliki motor terima satu unit CBR250RR merk Honda dari diler Bekasi Motor dengan nomor mesin MC31E1003186 serta nomor rangka MH1MC3116HK004310.

2) Rabu, 20 September 2017, motor itu dibawa ke Bengkel AHASS Honda Wing Sawangan Depok untuk servis pertama.

3) Hari Kamis, 20 September 2017, Nopi Wardani berkendara motor itu dari Depok menuju Cirebon. Tetapi waktu baru hingga di daerah Cikalong, Karawang, motor yang dikendarai alami kebocoran mesin. Sekarang ini, motor itu segera dibawa ke bengkel Honda paling dekat, yakni Honda Markoni-Cikalong, serta di check oleh mekanik. Dari hasil kontrol, di ketahui kebocoran datang dari gasket comp silinder head karna rusaknya dari pabrik. Dari hasil kontrol itu, pihak mekanik Honda Markoni tidak berani ambil aksi perbaikan, serta merekomendasikan yang memiliki motor supaya membawa ke diler tempat pembelian motor.

4) Esok harinya, Jumat (22/9/2017), motor itu dibawa dengan memakai pikap punya Honda Markoni ke diler Honda Bekasi Motor. Setelah tiba, motor segera dikerjakan kontrol oleh kepala mekanik, dan kepala bengkel mekanik AHASS Bekasi Motor. Hasil kontrol menyebutkan benar kalau sisi gasket comp silinder head berlangsung kebocoran oli dibagian silinder head. Diambil kesimpulan kalau rusaknya dari pembuatan motor di pabrik Honda.

5) Dari hasil kontrol serta analisa itu, pihak AHASS Bekasi Motor bertindak perbaikan atas rusaknya yang berlangsung. Tetapi sesudah perbaikan serta waktu dikerjakan penelusuran paling akhir motor dinyalakan, berlangsung kembali kebocoran oli yang lebih kronis dari sisi silinder head. Kemudian, motor itu diparkir di bengkel AHASS Bekasi Motor bersama kunci kontak serta buku servis.

6) Sesudah peristiwa itu, Nopi serta kakaknya yang yang memiliki motor, Mulyana, menyampaikan peristiwa di bengkel Ahass Bekasi Motor, serta memohon pertanggungjawaban dengan ganti satu unit motor baru pada manager diler Bekasi Motor atas nama Sofyan.

7) Tetapi, pihak diler menyebutkan tidak ingin ganti motor yang rusak dengan unit motor baru. Argumennya, pergantian unit lama dengan yang baru menyebabkan pengurangan keuntungan penjualan diler sesuai sama ketetapan Honda.

8) Jumat sore hari, (22/9/2017), sesudah komplain tidak disikapi dengan baik, pihak yang memiliki motor segera menelpon call center Honda Customer Care di nomor telepon 1-500-989 untuk menyampaikan yang dirasakan. Jawaban dari yang dirasakan juga akan ada ketentuan pergantian motor baru dalam periode waktu dua hari.

9) Sabtu pagi, 23 September 2017, pihak call center Honda Customer Care menelpon yang memiliki motor serta memberitahu kalau pergantian unit motor baru tidak dapat dikerjakan serta juga akan dikerjakan kordinasi kembali. Pada siang harinya, yang memiliki motor serta dua saksi mendatangi Bekasi Motor untuk memohon pernyataan tertulis dari kepala mekanik serta kepala bengkel berkaitan rusaknya pada motornya itu.

10) Dari hasil pertemuan, yang memiliki motor memperoleh jawaban yang sama dari Manager Diler Bekasi Motor kalau pergantian unit tidak dapat dikerjakan, walau telah ada surat tertulis rusaknya motor yang disebabkan cacat produksi dari pabrik Honda oleh kepala mekanik serta kepala bengkel Bekasi Motor.

Disamping itu menurut Deputy Head of Corporate Communication PT AHM, Ahmad Muhibbuddin, tak ada kegagalan produksi pada Honda CBR250RR. Untuk meyakinkan apa yang berlangsung dengan Honda CBR250RR itu, memanglah mesti menanti hasil penyelidikan.

” Bila tidak berhasil produksi tidak sesuai sama itu, karenanya kan baru statement dari bengkel, serta dapat di pastikan itu bukanlah product tidak berhasil ya. Honda dapat juga meyakinkan, bila product yang di jual telah melalui beragam sistem, serta layak jual, ” terang Muhib waktu di konfirmasi Liputan6. com lewat sambungan telepon, Senin (25/9/2017).

Lanjut pria ramah ini, masalah kebocoran oli serta problem di gasket comp head atau packing head yang terjepit ini baru pertama kalinya. Jadi, memanglah diperlukan penyelidikan yang detil untuk mengambil keputusan langkah paling baik untuk customer. ” Tentunya tengah kita selidiki, kita mesti beri yang paling baik untuk customer, ” pungkas Muhib.

Yuk cek produk kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Cek yuk kendaraan masa depan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Cek juga kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Baca juga artikel kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Klik Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel untuk kendaraan masa depan !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *