Tips Menulis yang Baik

Keterampilan menulis seseorang akan menjadi baik dan berkembang jika orang tersebut tidak hanya membaca dan menulis sesuai dengan keinginannya, tapi juga belajar membaca dan menulis apa yang dibutuhkan oleh orang lain. Artinya, menulis bukan hanya tentang bagaimana mengeluarkan pendapat dan pemikiran, melainkan juga tentang bagaimana pendapat dan pemikiran tersebut dapat disampaikan kepada orang lain sebagai pembaca dan bagaimana pembaca mampu memahami keduanya sesuai dengan apa yang ada di dalam pikiran penulis. Kalaupun tidak, seyogianya pembaca dan penulis memiliki hubungan yang komunikatif ketika keduanya menulis dan membaca.

Cara-cara yang diperlukan untuk dapat menulis dengan baik memang berbeda-beda.  Oya, meskipun kita pun bisa memesan ke jasa penulisan artikel sih. Namun, ada yang memiliki karakter untuk menyendiri sehingga menghasilkan tulisan yang baik, ada juga yang butuh keramaian agar dapat menghasilkan tulisan yang baik. Namun, ada satu kebiasaan baik yang dapat dipergunakan oleh semua orang yang ingin menjadi penulis yang baik, yaitu banyak membaca.

Banyak membaca buku dan referensi dapat membentuk paradigma seseorang menjadi lebih baik. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan tersebut dapat membuka wawasan, pengetahuan, dan cakrawala pembaca mengenai banyak hal sesuai dengan apa yang dibacanya. Dengan wawasan, pengetahuan, dan cakrawala yang luas inilah maka akan terbentuk keinginan untuk mengaplikasikannya atau menyebarkannya melalui cara menulis.

Sering Latihan Menulis

Langkah paling mudah dan hal penting yang harus dibiasakan lainnya setelah membaca buku dan referensi adalah banyak latihan menulis. Menulis bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan jika dilakukan sesuai dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh seorang penulis dalam menghadapi kehidupannya sehari-hari. Anda bisa belajar menulis dengan memulai dari mengeluarkan perasaan mengenai berbagai pengalaman yang Anda temui dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin bisa dikatakan, diari adalah buku pertama yang bisa menjadikan seseorang menjadi penulis yang hebat.

Setelah melatih diri untuk sering menulis, perlihatkanlah tulisan yang sudah dibuat kepada teman-teman atau guru yang bisa dimintai pendapat. Jangan hiraukan kritikan jika Anda ingin menjadi penulis yang baik. Kritik yang diperoleh bukan untuk membuat motivasi Anda menjadi berkurang, justru hla tersebut dapat menjadi titik awal motivasi Anda bangkit dan menemukan semangat lain yang lebih besar dalam menulis.

Setelah memberikan tulisan yang sudah dibuat kepada teman atau guru, Anda mungkin akan memperoleh saran atau kritik sehingga ke depannya tulisan Anda akan semakin matang dan Anda juga akan semakin tahu bagaimana pembaca memandang karakteristik tulisan Anda. Setelah menerima tanggapan, baik berupa saran, kritik, maupun pujian, Anda juga sebaiknya tidak berdiam di zona nyaman  terutama jika Anda banyak mendapatkan pujian. Galilah potensi menulis dengan menerima tantangan untuk menulis hal lain, tema lain, atau dengan karakter lain yang sebelumnya tidak pernah Anda buat. Setelah Anda mampu menguasai latihan penulisan ini, jangan pernah berhenti untuk berlatih karena penulis yang baik tidak akan berhenti ketika mendapat cobaan maupun pujian.

Tips Menulis Fiksi

Dalam menulis, tentu Anda juga dihadapkan pada karakter atau jenis tulisan yang Anda buat. Aapakah tulisan yang Anda buat itu berupa fiksi atau nonfiksi. Jika Anda ingin menulis karya fiksi, maka Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut ini.

  • Gunakan tema yang sederhana dalam menulis cerita, namun tetap tema tersebut dibuat menarik bagi pembaca.
  • Buatlah tokoh yang unik dengan penokohan yang hidup agar pembaca mampu berempati terhadap tokoh yang Anda tulis.
  • Gunakan alur yang mudah dimengerti, namun tidak sulit ditebak.
  • Buatlah latar yang sesuai dengan jalan cerita dan tokoh-tokohnya agar pembaca dapat menerima hal tersebut sebagai sesuatu yang logis dan sesuai dengan kenyataan, kecuali jika fiksi yang dibuat adalah fiksi fantasi.
  • Buatlah cerita dengan gaya bahasa yang unik, menarik, dan memiliki karakter tersendiri sehingga orang lain dapat membedakan tulisan Anda dengan tulisan orang lain.

Tips Menulis Nonfiksi

Sementara itu, jika Anda hendak menulis karya nonfiksi, maka perhatikan hal-hal berikut ini :

  • What, yaitu apa yang ingin Anda sampaikan kepada pembaca. Unsur yang satu ini sangat penting untuk diperhatikan karena menyangkut bagaimana pembaca dapat memahami dengan benar hal apa yang sedang dibicarakan oleh penulis.
  • Who, yaitu siapa tujuan penulisan dan objek yang Anda bicarakan dalam tulisan Anda. Unsur ini sangatlah penting untuk diperhatikan agar pembaca dapat mengetahui siapa tokoh yang berperan dalam peristiwa atau kejadian yang diceritakan atau diberitakan. Hal ini akan menjadi lebih penting lagi jika tokoh yang diberitakan merupakan publik figur yang terkenal di masyarakat.
  • Where, yaitu di mana Anda mendapatkan pengalaman, berita, atau di mana hal yang dibicarakan tersebut dapat diimplementasikan. Unsur ini menjadi sangat penting bagi pembaca nonfiksi agar mereka dapat memahami latar atau suasana kejadian setelah mengetahui di mana kejadian tersebut berlangsung, serta di mana mereka dapat mengimplementasikan apa yang mereka baca.
  • When, yaitu kapan suatu isu ramai dibicarakan. Unsur ini sangat penting untuk diperhatikan karena mencangkup kapan peristiwa yang dituliskan terjadi sehingga pembaca juga bisa menarik simpulan berdasarkan waktu dan tempat kejadian berlangsung.
  • Why, yaitu unsur penting yang membuat pembaca dapat memahami mengapa suatu peristiwa bisa terjadi atau jika dalam hal ini tulisan berupa persuasi, maka pembaca dapat mengetahui kenapa Anda membuat tulisan tersebut serta kenapa pembaca perlu membacanya.
  • How, yaitu unsur penting yang diperlukan agar pembaca dapat memahami bagaimana suatu peristiwa dapat berlangsung dan apa dampaknya bagi kehidupan mereka.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tulisan yang baik adalah tulisan yang mampu menyampaikan informasi, perasaan, kehendak, dan hal lain kepada pembaca sehingga pada tahapan selanjutnya, pembaca memperoleh motivasi untuk berubah ke arah yang lebih positif.